OTAK KIRI DAN OTAK KANAN, ANDA KIRI APA KANAN?

Salah satu wahana yang populer di Trans Studio Bandung adalah Science Center. Wahana ini baru saja dibuka pada bulan November 2011 kemarin. Science Center menyuguhkan segudang ilmu pengetahuan dan mengajak pengunjung untuk belajar dengan cara yang menyenangkan. Ia memuat sekitar 70 alat peraga yang dibagi ke dalam empat kelompok ilmiah, yaitu matematika, fisika, biologi, dan kimia. Alat peraga tersebut menjelaskan beberapa gambaran tentang suatu fenomena ilmu pengetahuan [bisnis-jabar.com]. Selain alat peraga, wahana ini juga menyediakan beberapa test untuk menguji individu pengunjung seperti, tes penuaan, tes otak kanan-kiri, tes ketelitian, dll.

Salah satu yang menarik untuk saya share kali ini adalah tentang tes menguji kecenderungan otak kanan atau otak kiri. Sebelumnya akan dijelaskan sedikit mengenai kedua otak yang termasuk dalam otak besar ini.
Otak besar atau serebum yang terletak di atas batang otak merupakan bagian terbesar dari otak manusia. Bagian ini bertanggung jawab atas semua kegiatan intelektual, seperti kemampuan berpikir, menalarkan, mengingat, membayangkan, serta merencanakan masa depan. Otak besar dibagi menjadi belahan (hemisfer) kiri dan belahan kanan. Masing-masing sisi mempunyai fungsi yang berbeda. Otak kiri berfungsi dalam hal-hal yang berhubungan dengan logika, rasio, kemampuan menulis dan membaca, serta merupakan pusat matematika. Bagian otak ini merupakan pengendali intelligence quotient (IQ). Daya ingat otak bagian ini juga bersifat jangka pendek. Sementara itu otak kanan berfungsi dalam perkembangan emotional quotient (EQ). Misalnya sosialisasi, komunikasi, interaksi dengan manusia lain serta pengendalian emosi. Pada otak kanan ini pula terletak kemampuan intuitif, kemampuan merasakan, memadukan, dan ejspresi tubuh, seperti menyanyi, menari, dan melukis.
Belahan otak mana yang lebih baik, tidak mudah untuk dijawab sebab masing-masing sisi mempunyai fungsi yang berbeda. Akan tetapi, menurut para ahli, sebagian besar orang di dunia hidup dengan lebih mengandalkan otak kirinya [kesehatan.kompas.com].
Oke langsung saja kita ikuti pengujiannya
Tes A

Genggamlah tangan Anda bersama-sama, seperti jika Anda berdoa kemudian perhatikan ibu jari tangan Anda.
Jika ibu jari tangan kiri berada di bawah ibu jari tangan kanan artinya otak kiri. Jika ibu jari tangan kanan di bawah ibu jari tangan kiri artinya otak kanan. Jika tangan Anda sama seprti di gambar, maka Anda otak kiri.
Tes B

Lipat (silangkan) tangan Anda di depan Anda.
Jika tangan kanan Anda tepat di atas tangan kiri artinya otak kiri. Jika tangan kiri Anda tepat di atas tangan kanan artinya otak kanan. Jika posisi Anda sama dengan gambar, maka Anda otak kiri.
Bagaimana Hasilnya?
(Tes A) Kanan + (Tes B) Kiri = seimbang cenderung otak kanan
Sangat perhatian, konvensional, berbelit-belit, cepat akrab dengan orang lain, waspada, pengalah, stabil.
(Tes A) Kanan + (Tes B) Kanan = Dominan otak kanan
Suka tantangan dan bersikap apa adanya, cepat bertindak, imajinasinya kuat, selalu ingin tahu, dan suka tantangan, ceroboh dan nekat, jarang mendengarkan pendapat.
(Tes A) Kiri + (Tes B) Kiri = dominan otak kiri
Berdedikasi, cuek, perfeksionis, logis, selalu merasa benar, bisa dipercaya, kaku, memiliki banyak hal yang membanggakan, lawan yang tangguh.
(Tes A) Kiri + (Tes B) Kanan = seimbang cenderung Kiri
Suka mengurusi orang lain, berbakat jadi pemimpin, pandai berbicara dan menyiasati situasi, perhatian, tenang, bertanggung jawab, selalu berhati-hati dalam berpenampilan.
Jadi, bagaimana kepriadian Anda berdasarkan bagian otak yang sering dipakai? Apakah hasilnya sama?


Ada sebuah test menarik yang saya ambil dari situs The Daily Telegraph, sebuah test yang menguji otak mana yang sedang Anda gunakan. Coba perhatikan gambar penari di bawah ini. Apakah Anda melihat penari tersebut berputar searah jarum jam? Ataukah malah sebaliknya?
Latihan Konsentrasi Otak Kanan dan Otak Kiri.
Note : klik pada foto untuk memperbesar gambar

Apabila Anda melihatnya berputar searah jarum jam, berarti Anda lebih banyak menggunakan otak kanan Anda, begitu juga sebaliknya. Nah setelah itu fokus dan cobalah merubah arah putaran untuk memberikan kesempatan kepada bagian lain otak Anda untuk bekerja. Ayo… Anda pasti bisa.


Menyeimbangkan kerja otak kiri dan otak kanan sangat penting bila anda ingin berpikir kreatif, memiliki ingatan yang tajam, mampu mendengar dengan baik, menulis kreatif serta sanggup membaca dengan pemahamam penuh. Kemampuan diatas membutuhkan koordinasi yang baik antara otak kiri dan otak kanan.
Baca info mengenai cara mengoptimalkan potensi otak (coming soon)
Otak manusia terbagi menjadi 2 bagian yakni otak kiri dan otak kanan dan tentu saja fungsi dari kedua belahan otak tersebut berbeda. Otak kiri memiliki fungsi sebagai pengendali Intelligence Quotient alias IQ seperti angka, tulisan, hal perbedaan, hitungan, urutan, bahasa dan logika. Gangguan dalam hal fungsi berbahasa, matematika dan berbicara dapat terjadi apabila terjadi kerusakan pada otak kiri dan daya ingat otak kiri disebut bersifat jangka pendek.
Sedangkan Otak kanan berfungsi dalam perkembangan Emotional Quotient atat EQ, seperti hal kreativitas, khayalan, persamaan, musik,bentuk dan ruang, emosi, serta warna. Berbeda dengan otak jiri, daya ingat otak kanan bersifat panjang. Fungsi otak yang terganggu apabila terjadi kerusakan pada belahan otak ini adalah kemampuan visual dan emosi.
Setiap orang mempunyai kecenderungan untuk menggunakan salah satu bagian otaknya secara dominan, seperti misalnya seniman yang memiliki kecenderungan dominan menggunakan dan mengasah otak kanannya karena kegiatannya berhubungan dengan kreativitas.
Sebagai fun test, coba anda perhatikan gambar berikut :

Seseorang yang dominan menggunakan otak kirinya biasanya akan memiliki perilaku seperti contoh dibawah ini :
Konsisten dan sangat stabil
Menyukai informasi yang faktual
Memiliki jadwal yang teratur dan alokasi waktu yang terencana.
Memiliki kemampuan untuk menganalisis sesuatu dan sekaligus memprediksi sesuatu yang akan terjadi.
Lebih banyak menggunakan logika
Bermain aman
Sedangkan bagi yang dominan menggunakan otak kanannya akan cenderung memiliki sifat :
Banyak menggunakan perasaan
Berdasar pada fantasi
Lebih suka pada sesuatu yang bersifat acak
Spontan
Fleksibel namun terkadang sulit ditebak.
Mengasah potensi otak anda yang luar biasa
Percaya tidak percaya otak anda-lah yang memiliki peranan penting dalam segala hal dalam hidup anda termasuk juga kesuksesan anda. Berita baiknya adalah bahwa kita bisa memaksimalkan potensi otak yang telah dikaruniakan Tuhan kepada kita semua. Kehidupan kita pasti akan lebih terarah dan menyenangkan bila kita mengetahui cara untuk mengoptimalkan kinerja otak kita.
Masalahnya adalah seberapa cepat dan efektif anda mampu mengoptimalkannya? Atau mungkin sebagian dari kita malah tidak tahu sama sekali bagaimana cara untuk meledakkan potensi diri anda dengan cara mengasah dan mengoptimalkan fungsi otak yang anda miliki.