Sosok Tangguh Di Balik Trans Corp







Sebuah Kisah sukses Chairul Tanjung bermula dari awal kuliah di jurusan Kedokteran Gigi Universitas Indonesia. Biaya masuk kuliah kala tahun 1981 sebesar Rp 75 ribu, dengan uang kuliah per tahun Rp 45 ribu. Rupanya, untuk membayar uang kuliah tersebut, sang ibu sampai harus menggadaikan selembar kain halus.  "Saya betul-betul terenyuh dan shock, sejak saat itu saya bersumpah tidak mau meminta uang lagi ke orang tua," kata dia pada pertengahan Januari 2009.

Chairul merupakan salah satu dari tujuh orang kaya dunia asal Indonesia. Dia juga satu-satunya pengusaha pribumi yang masuk jajaran orang tajir sedunia. Enam wakil Indonesia lainnya adalah Michael Hartono, Budi Hartono, Martua Sitorus, Peter Sondakh, Sukanto Tanoto dan Low Tuck Kwong.
Saat ini, Para group merupakan pemilik stasiun televise Trans TV dan Trans 7, yang merupakan pengambilalihan sebagian saham dari TV 7, milik Kompas Gramedia group. Hingga saat ini tercatat sejumlah perusahaan yang bergabung dalam jaringan bendera Para Group, antara lain : Asuransi Umum Mega, Asuransi Jiwa Mega Life, Para Multi Finance, Bank Mega Tbk, Mega Capital Indonesia, Bank Syariah Mega,Para Bandung Propertindo, Para Bali Propertindo, Batam Indah Investindo, Mega Indah Propertindo, Televisi Transformasi Indonesia (Trans TV), Televisi Trans 7, Mahagaya Perdana, Trans Fashion,  dan Trans Lifestyle.

Bahkan kata dia sesuai dengan pembicaraan dengan CEO Carrefour Group terjadi pembicaraan panjang lebar, termasuk opsi-opsi pengembangan di luar Indonesia. Seperti diketahui, Chairul Tanjung melalui kelompok usahanya, Para Group mengakuisisi 40% saham PT Carrefour Indonesia senilai lebih dari Rp 3 triliun. Akuisisi itu dilakukan Trans Corp melalui PT Trans Ritel, sebuah anak perusahaan Trans Corp dibawah Para Group. Setelah akuisisi oleh Trans Corp ini, maka komposisi pemegang saham PT Carrefour Indonesia adalah Trans Ritel (40%),  Carrefour SA 39%, Carrefour Netherland BV 9,5%, dan Onesia BV 11,5%.

Menurut pria yang masuk dalam daftar 1.000 orang terkaya di dunia versi Majalah Forbes tersebut, modal utama untuk menjadi seorang pengusaha bukanlah modal uang yang besar. Namun yang terpenting, seorang calon pengusaha tidak boleh cengeng dan mudah menyerah.

Tips lainnya untuk menjadi seorang pengusaha sukses di tanah air yaitu harus mampu menciptakan bisnis yang tidak biasa (unusual). Dirinya mencontohkan bagaimana seorang pengusaha air mineral, AQUA, menciptakan peluang yang tidak dipikirkan orang kebanyakan sebelumnya. Dan akhirnya AQUA diikuti oleh banyak pengusaha lain untuk terjun di bisnis air kemasan.

Jadi, kita sebagai penerus bangsa harus berani dalam memulai usaha, mengutip dari seorang Chairul Tanjung untuk menjadi seorang pengusaha tidak harus bermodal banyak tetapi kuncinya adalah tidak boleh cengeng dan mudah menyerah. So, semangat peluang kita masih besar. (Winda Pertiwi Sigit)

Sumber:
http://www.detikfinance.com/read/2010/04/11/175546/1336177/68/kiat-sukses-ala-chairul-tanjung
http://tangandiatas.com/?ar_id=NTQ1
http://www.linggau.com/kisah-sukses-chairul-tanjung.htm
http://yudistiray.wordpress.com/.../kisah-sukses-seorang-chairul-tanjung/
Sumber Gambar:
http://jpmi.or.id/2010/10/22/indosiar-digosipkan-bakal-dibeli-chairul-tanjung/






Orang-orang kafir membuat makar, Maka Allah juga Maha membuat makar

Allah berfirman (artinya), “Mereka (orang-orang kafir itu) membuat makar, dan Allah membalas makar mereka. Dan Allah sebaik-baik pembuat makar.” [QS. Ali Imran : 54]


Allah juga berfirman (artinya), “Sesungguhnya mereka (orang-orang kafir itu) merencanakan tipu daya yang jahat dengan sebenar-benarnya. Dan Aku pun merencanakan tipu daya pula, dengan sebenar-benarnya.” [QS. Ath-Thariq : 15-16]


Dalam ayat lain, Allah juga berfirman (artinya), “Dan Dia-lah Dzat Yang Maha keras tipu daya-Nya.” [QS. Ar-Ra'd : 13]. 



Allahua’lam bish-showab.